Description
Saput songket antik Bali ini ditenun menggunakan benang Banyumas yang dikenal memiliki karakter kuat, ringan, serta mampu menghasilkan detail tenunan yang tegas. Motif burung, bunga, dan patra Bali yang tersusun secara simetris memperlihatkan kekayaan ornamen khas wastra tradisional Bali. Penggunaan benang emas pada dasar merah marun memberikan kesan mewah sekaligus mempertegas detail motif yang menghiasi seluruh bidang kain.
Saput Songket Gantut seperti ini umumnya berkembang di wilayah Negara, Jembrana, yang dikenal sebagai salah satu sentra tenun tradisional Bali. Sebutan “Gantut” mengacu pada jenis saput dengan ukuran yang lebih pendek dibandingkan saput pada umumnya, sehingga saat dikenakan panjangnya berada di sekitar lutut.
Jenis: Saput Songket Gantut Antik Bali
Kategori: Songket Antik Bali
Motif: Burung, bunga, dan patra Bali
Asal: Negara, Jembrana, Bali
Tenunan: Benang Banyumas
Teknik: Tenun songket tradisional Bali
Warna: Dasar merah marun dengan motif emas
Ukuran:
- Panjang: 125 cm
- Lebar: 60 cm


