Description
Kain selendang antik Bali ini ditenun menggunakan benang Banyumas yang dikenal memiliki karakter kuat, ringan, serta menghasilkan detail tenunan yang halus. Motif patra yang tersusun secara berulang dengan pola simetris menunjukkan ciri visual khas wastra Bali tradisional yang kaya akan unsur dekoratif. Penggunaan benang motif berwarna keperakan yang dipadukan dengan warna dasar merah memberikan kesan elegan sekaligus mempertegas detail ornamen pada seluruh permukaan kain.
Selendang dengan tenunan Banyumas seperti ini umumnya ditemukan pada koleksi wastra Bali yang berkembang di berbagai wilayah, termasuk Karangasem dan Klungkung, yang dikenal memiliki tradisi tenun dengan ragam motif klasik dan teknik pengerjaan yang detail.
Jenis: Selendang Antik Bali
Kategori: Wastra Antik Bali
Motif: Motif patra (ornamen klasik Bali berulang)
Tenunan: Benang Banyumas
Teknik: Tenun tradisional Bali
Warna: Merah dengan motif keperakan
Ukuran:
- Panjang: 80 cm
- Lebar: 20 cm



